2.1 Pengertian Penderitaan
Penderitaan
berasal dari kata dasar derita.Sementara itu kata derita merupakan serapan dari
bahasa sansekerta, menyerap kata dhra yang memiliki arti menahan atau
menanggun.Jadi dapat diartikan penderitaan merupakan menanggung sesuatu yang
tidak meyenakan.Penderitaaan dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau
lahir-batin.Penderitaan secara lahiriah dapat timbul karena adanya intensitas
komkosisi yang mengalami kekurangan atau berlebihan, seperti akibat kekurangan
pangan menjadi kelaparan, atau akibat makan terlalu banyak menjadi kekenyangan,
tidak dapat dipungkiri keduanya dapat menimbulkan penderitaan.Adapula kondisi
alam yang ekstrem, seperti ketika terik matahari membuat kepanasan, atau saat
kehujanan membuat kedinginan.
Penderitaan merupakan realita kehidupan
manusia di dunia yang tidak dapat dielakan.Orang yang bahagia juga harus siap
menghadapi tantangan hidup bila tidak yang muncul penderitaan. Dan orang yang
menghadapi cobaan yang bertubi-tubi harus berpengharapan baik akan mendapatkan
kebahagian. Karena penderitaan dapat menjadi energi untuk bangkit berjuang
mendapatkan kebahagian yang lalu maupun yang akan datang.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam manusia
dapat mengambil hikmah dari suatu penderitaan yang dialami namun adapula akibat
penderitaan menyebabkan kegelapan dalam kehidupan.
Sehingga penderitaan merupakan hal yang
bermanfaat apabila manusia dapat mengambil hikmah dari penderitaan yang
dialami.Adapun orang yang berlarut-larut dalam penderitaan adalah orang yang
rugi karena tidak melapaskan diri dari penderitaan dan tidak mengambil hikmak
dan pelajaran yang didapat dari penderitaan yang dialami.
2. Kehilangan orang tua : Hubungan kita dengan
orang tua merupakan suatu hubungan yang unik. Oleh sebab itu pasangan
diharapkan bisa memahami makna kehilangan ini.Misalnya dengan berusaha
menggantikan posisinya demi mendukung pasangan. Antara lain dengan cara selalu berada
di dekatnya, menjadi pendengar yang baik, dan selalu siap membantunya.
3. Kemiskinan : Dalam hal ini mungkin semua
orang menderita mengalami kemiskinan.namun miskin disini bukan miskin melarat
melainkan hidup pas-pasan.bagi sebagaian orang hidup seperti itu tidak enak
namun bagi orang lain mungkin hidup seperti itu lebih baik dari pada berlimpah
harta namun anggota keluarga tidak bahagia,semua di atur oleh uang,sibuk dengan
tugas masing”,tidak ada komunikasi.hal itu di buktikan dengan adanya kata-kata
” makan ga makan yang penting kumpul”.
4. Bencana : Tidak ada yang
dapat menghindari sebuah bencana yang diberikan oleh Allah SWT. Bencana yang
datang dapat menghilangkan sebagian ataupun seluruh harta benda yang ada,
bahkan dapat mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma yang diakibatkan
oleh bencana juga sulit untuk dipulihkan.Hal ini membutuhkan banyak waktu untuk
seseorang kembali bangkit dan hidup normal dengan membangun kehidupannya
seperti sedia kala.
2.2 Penderitaan dan Sebabnya
Sebab-sebab Timbulnya Penderitaan
:
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk
manusia.
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit,
siksaan / azab Tuhan.
2.3 Pengaruh Penderitaan
Pengaruh yang Akan Terjadi pada SeseorangJika Mengalami
Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan
memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul
dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative.Sikap negative misalnya
penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi
penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan
perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya
bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah,
bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa,
ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu
tiri; anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan, dll.
2.4 Penderitaan dan
Perjuangan
HUBUNGAN
PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Setiap
manusia yang ada di dunia ini pasti akan mengalami
penderitaan, baikyang berat maupun yang manusia yang bersifat kodrati. Karena
ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan tergantung kepada manusia itu
sendiri bisa menyelesaikan masalah itu semaksimal munkgin apa tidak. tetapi juga Manusia adalah makhluk berbudaya, dengan budaya
itulah ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam hidupnya atau yang
dialaminya. Hal ini bisa membuat manusia kreatif, baik bagi
penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau berada di sekitarnya.
Penderitaan
dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia
hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia,harus
merasakan penderitaan. Manusia juga harus optimis tiap mengalami penderitaan
tersebut.Katena penderitaan sebagaimana halnya hanya sebagai ujian dari yang
Maha Kuasa.
2.5 Kekalutan Mental
KEKALUTAN
MENTAL
Penderitaan
batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.Secara lebih
sederhana kekalutan mental adalah gangguan
Gejala
permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1.
Nampak pada jasmani yang
sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
2.
Nampak pada kejiwaan
dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, cemburu, mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah
:
1.
Gangguan kejiawaan
nampak pada gejala-gejala kehidupan sipenderita baik jasmani maupun rohani
2.
Usaha mempertahankan
diri dengan cara negatif
3.
Kekalutan merupupakan
titik patah(mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan
mental :
1.
Kepribadian yang lemah
akibat kondisi jasmani atau mental yang kuran sempurna
2.
Terjadinya konflik
sosial budaya
3.
Cara pemantangan batin
yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses
kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan
negatif.
Positif;
trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey
dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajud, ataupun melakukan
kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya.
Negatif;
trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami
frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapai nya apa yang diinginkan.
2.6Penderitaan Media Masa dan Seniman
Penderitaan, media masa dan seniman adalah 3 hal yang tidak bisa
dipisahkan.Penderitaan hampir merata di permukaan bumi ini, banyak kasus –
kasus penderitaan seperti kelaparan, kemiskinan, dll.Semua informasi itu bisa
kita peroleh dengan sangat mudah seiring kemajuan zaman dan pengaruh
globalisasi melalui media masa, baik itu media cetak maupun media elektronik.
Media cetak seperti Koran, majalah, dan lain
lain selalu menyajikan informasi – informasi terbaru setiap harinya. Media
elektronik pun demikian, seiring berkembangnya teknologi yang memudahkan kita
untuk menggali informasi sebanyak – banyaknya bukan hanya melalui siaran radio
dan televisi tapi kini kita bisa mengakses informasi melalui internet, dll.
Mulai dari radio, televisi, hingga internet,
mereka siap memberikan informasi – informasi terbaru khususnya internet yang
kini sudah tidak diragukan lagi kehadirannya. Hanya dengan mengakses salah satu
situs mesin pencari dan memasukan kata kunci yang akan kita cari, maka dengan
mudahnya kita mendapatkan informasi yang kita cari berkat adanya internet.
Dampak penggunaan internet sendiri pun
beragam, ada yang positif ada juga yang negatif.Semua itu tergantung kepada
para pengguna, bagaimana kita menyikapinya. Dampak positifnya adalah kita dapat
memperoleh informasi lebih mudah dan cepat daripada harus mencari sumber dari
buku ataupun narasumber yang akan diwawancara. Namun ada juga dampak
negatifnya, dikarenakan bebasnya akses dan kurangnya keamanan, maka internet
pun sering kali disalah gunakan. Misalanya untuk mengakses situs – situs
pornografi, bahkan anak kecil pun kini sudah bisa mengakses situs – situs
tersebut karena kurangnya keamanan dan kurangnya perhatian dari orang tuanya.